Kamis, 31 Maret 2016

Ringkasan

Ringkasan Buku

/
0 Comments
Ringkasan
Judul buku    : Bimbingan Penulisan Ilmiah
Penulis           : Drs. Ba’in, M. Hum.

BAB II
Topik 2 : pengertian karya tulis ilmiah
Karya ilmiah merupakan karya tulis yang isinya berusaha memaparkan suatu pembahasan secara ilmiah yang dilakukan oleh seorang penulis atau peneliti. Untuk memberitahukan sesuatu hal secara logis dan sistematis kepada para pembaca. Istilah karya ilmiah di sini adalah mengacu kepada karya tulis yang penyusunan dan penyajiannya didasarkan pada kajian ilmiah dan cara kerja ilmiah, dilihat dari panjang pendeknya atau kedalaman uraian, karya tulis ilmiah dibedakan atas makalah (paper) dan laporan penelitian. Dalam penulisan, baik makalah maupun laporan penelitian, didasarkan pada kajian ilmiah dan cara kerja ilmiah. Penyusunan dan penyajian karua semacam itu didahului oleh studi pustaka dan studi lapangan.
Suatu karya tulis, baru dapat dikatakan sebagai karya tulis ilmiah apabila sedikitnya memenuhi tiga syarat, yakni :
1.      Kajiannya dalam lingkup pengetahuan ilmiah
2.      Langkah-langkahnya dijiwai atau menggunakan metode berfikir ilmiah
3.      Sosok tampilannya sesuai dan telah memenuhi persyaratan sebagai suatu sosok tulisan ilmiah.
Kesimpulan : karya tulis ilmiah adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dam etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.

BAB III
Topik 3 : karakterisitik karya tulis
Menurut Zulfikar (2011:2) tidak semua karya tulis yang ditulis secara sistematis dan berdasarkan  fakta dilapangan adalah sebuah karya ilmiah sebab karya ilmiah mempunyai ciri-ciri seperti berikut ini :
1.      Objektif
2.      netral
3.      Sistematis
4.      Logis
5.      Menyajikan fakta (bukan emosi atau perasaan)
6.      Hemat kata
7.      Ragam baku
8.      Jelas
9.      Sederhana
10.  Bebas asumsi
11.  Terstruktur
12.  Akurat

BAB IV
Topik 4: jenis-jenis karya tulis ilmiah
Pada prinsipnya semua karya ilmiah merupakan hasil dari suatu kegiatan ilmiah. Dalam hal ini membedakan hanyalah materi, susunan, tujuan serta panjang pendeknya karya tulis ilmiah tersebut. Secara garis besar, karya ilmiah diklasifikasikan menjadi dua, yaitu karya ilmiah pendidikan dan karya ilmiah penelitian.
1.      Karya ilmiah pendidikan
a.       Paper (karya tulis)
b.      Pra skripsi
c.       Skrispsi
d.      Tesis
e.       Disertasi

2.      Karya ilmiah penelitian
a.       Makalah seminarlaporan hasil penelitian
b.      Jurnal pneltian

BAB V
Topik 5 : kegunaan karya tulis ilmiah
Penyusunan karya ilmiah memberikan manfaat yang besar sekali, baik bagi penulis maupun bagi masyarakat. Sekurang-kurangnya ada 6 manfaat yang diperoleh dari kegiatan tersebut, yang intinya adalah sebagai berikut :
1.      Penulis akan terlatih keterampilan membaca yang efektif
2.      Penulis akan terlatih menggabungkan hasil bacaan yang diperoleh dari berbagai buku sumber.
3.      Penulis akan berkenalan dengan kegiatan perpustakaan
4.      Penulis akan dapat meningkatkan keterampilan dalam mengorganisasikan dan menyajikan fakta secara jelas dan sistematis
5.      Penulis akan memperoleh kepuasan intelektual
6.      Penulis tutur memperluas cakrawala ilmu pengetahuan masyarakat.



BAB VI
Topik 6 : Bagian pendahuluan karya tulis ilmiah
Pendahuluan merupakan bab pertama yang mengantarkan pembaca untuk mengetahui ikhwal topik penulisan, alasan, dan pentingnya penulisan. Pendahuluan dalam karya ilmiah hasil penelitian memuat uraian tentang :
1.      Latar belakang masalah
2.      Rumusan masalah
3.      Tujuan peneltian
4.      Kegunaan peneltian
5.      Sistematika penulisan

BAB VII

Topik 7 : Bagian inti karya tulis ilmiah
Dalam karya ilmiah laporan penelitian disajikan dua landasan yakni kerangka teoritis dan metodologis. Kerangka teoritis adalah teori yang digunakan untuk membangun kerangka kerja penelitian. Sedangkan kerangka metodologis ialah hal ikhwal yang berkaitan dengan desain penelitian, termasuk langkah-langkah pengumpulan dan pengolahan data (variabel, isntrumen , validitas dan realibilitas instrumen , serta teknik poengumpulandan analisis data) dengan berbagai alasannya.

BAB VIII

Topik 8: bagian penutup karya tulis ilmiah
Bagian penutup dari karya tulis ilmiah adalah simpulan dan saran. Cara penulisa artikel bergantung pada gaya selingkung jurnal;. Bagian ini dapat merupakan bagian terpisah atau tergabung dengan bagian pembahasan atau hasil dan pembahasan. Dalam bagian ini diuraikan keberhasilan, metode dikaitkan dengan hasil kerja dan dampak produk

BAB IX

Topik 9 : Aturan tata tulis karya ilmiah cara umum
1.      Penggunaan bagasa indonesia baku
2.      Penggunaan EYD terbaru
3.      Penulisan judul dan subjudul
4.      cara mengutip
5.      Penyajian tabel dan gambar
6.      Pengetikan
7.      Penomoran halaman
8.      Penulisan daftar pustaka

BAB X
Topik 10: ketatabahasaan karya tulis ilmiah
Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam menulis karya ilmiah bukan merupakan hal yang mudah. Penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam karya ilmiah akan meningkatkan kualitas karya ilmiah tersebut, sehingga dapat dimengerti dengan mudah oleh pemakainya.
-          Pembentukan kata
-          Asas pemunggutan kata
-          Bentuk baku dan tidak baku
-          Pembentukan kalimat
-          Syarat kalimat
-          Aktif dan pasif
-          Subjek dan keterangan
-          Pengantar kalimat dan predikat
-          Kalimat majemuk dan kalimat bersusun

BAB XI
Topik 11: Penggunaan EYD dalam karya tulis ilmiah
-          Pemakaian huruf besar
-          Huruf miring
-          Huruf tebal
-          Penulisan kata
-          Pemakaian tanda baca

BAB XII
Topik 12: Gaya bahasa karya tulis ilmiah
Gaya bahasa adalah cara mengungkapkan perasaan atau pikiran dengan bahasa sedemikian rupa, sehingga kesan dan efek terhadap pembaca atau pendengar dapat dicapai semaksimal dan seintensif mungkin. Berikut adalah berbagai ragam gaya bahasa dan contoh penggunaannya dalam Bahasa Indonesia.
-          Bahasa leksikal
Analisis leksikal adalah sebuah proses yang mendahului parsing sebuah rangkaian karakter
-          Retorika bahasa
Bahasa merupakan media retorika, sedangkan retorika sering digunakan sebagai ilmu berbicara yang diperlukan setiap orang.
-          Bahasa dan retorika dlam komunikasi ilmiah
a.       Exordium (pendahuluan)
b.      Protesis (latar belakang)
c.       Argumentasi (isi)
d.      Conclusio (kesimpulan)
BAB XIII
Ropik 13: Aturan kutipan karya tulis ilmiah
1.      Cara Merujuk Kutipan-Kutipan Langsung
a.       Kutipan Kurang dari 40 Kata
            Kutipan yang kurang dari 40 kata diantara tanda kutip (“…”) sebagai bagian yang terpadu dalam teks utama, dan diikuti nama penulis, tahun dan nomor halaman.
b.      Kutipan 40 Kata atau Lebih
            Ditulis tanpa tanda kutip secara terpisah dari teks yang mendahului ditulis 1,2 cm atau terus 7 ketukan dari garis tepi sebelah kiri dan kanan, dan diketik dengan spasi tinggal. Nomor halaman juga harus ditulis.
c.       Kutipan yang Sebagian Dihilangkan
2.      Cara Merujuk Kutipan Tidak Langsung
      Kutipan yang disebut secara tak langsung atau dikemukakan dengan bahasa penulis sendiri ditulis tanda kutip dan terpadu.
3.      Cara Menulis Daftar Rujukan
a.       Nama penulis dengan urutan: nama akhir, nama awal, dan nama tengah, tanpa gelar akademik
b.      Tahun penerbitan
c.       Judul, termasuk anak judul (subjudul)
d.      Kota tempat penerbitan
e.       Nama penerbit
4.      Rujukan dari buku
5.      Rujukan dari Buku yang berisi kumpulan artikel (ada editornya)
6.      Rujukan dari artikel dalam buku kumpulan artikel (ada editornya)
7.      Rujukan dari artikel dalam jurnal
8.      Rujukan dari artikel dalam jurnal dari CD-ROM
9.      Rujukan ddari artikel dalam majalah atau Koran
10.  Rujukan dari Koran tanpa penulis
11.  Rujukan dari dokumen resmi pemerintahyang diterbitkan oleh suatu penerbit tanpa penulis dan tanpa lembaga
12.  Rujukan dari lembagayang ditulis atas nama lembaga tersebut
13.  Rujukan berupa karya terjemahan
14.  Rujukan berupa skripsi, tesis, atau disertai
15.  Rujukan berupa makalah yang disajikan dalam seminar, penataran, atau lokakarya
16.  Rujukan dari internet berupa karya individual
17.  Rujukan dari internet berupa artikel dari jurnal
18.  Rujukan dari internet berupa bahan diskusi
19.  Rujukan dari internet E-mail pribadi

BAB XIV
Topik 14 : Penulisan daftar pustaka
Daftar pustaka sering diesbut juga dengan bibliografi atau daftar sumber referensi atau bacaan. Daftar pustaka meliputi suber bahan-bahan yang dipakai dalam menyusun karya tulis ilmiah. Daftar ini memberikan kepada pembaca suatu indikasi terbatas mengenai informasi, fakta, atau pengetahuan yang berkeaitam dengan permasalah yang dibahas.

BAB XV
Topik 15: Penulisan artikel ilmiah
Artikel ilmiah adalah karya tulis yang dirancang untuk  dimuat dalam jurnal atau buku kumpulan artikel yang ditulis dengan tata cara ilmiah dan mengikuti pedoman atau konvensi ilmiah yang telah disepakati.
Uraian singkat tentang unsur-unsur tersebut disampaikan di bawah ini :
1.      Judul
2.      Nama penulis
3.      Abstrak dan kata kunci
4.      Pendahuluan bagian inti
5.      Penutup

BAB XVI
Topik 16: Penulisan skripsi
Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang disisun dan dipertahankan sebagai persyaratan untuk mecapai gelar sarjana (starta1). Skripsi merupakan bukti kemampuan akademik mahasiswa dalam penelitian yang behubungan  dengan masalah dengan sesuai bidang keahlian atau bidang studinya.
  1. Prawacana
  2. Naas
a.       Pendahuluan
b.      Teori yang Digunakan untuk Landasan Penelitian
c.       Metode Penelitian
d.      Hasil Penelitian




You may also like

Tidak ada komentar:

Ridho Pahlawan. Diberdayakan oleh Blogger.